Cantik ala millenial yang bukan hanya sekedar fisik

by - Saturday, January 19, 2019

http://myfeminim.blogspot.com

Make-up sudah menjadi makanan sehari-hari bagi sebagian wanita. Bukan sekedar tren, tetapi menjadi rutinitas yang harus dilakukan setiap hari, bahkan menjadi kebutuhan. Kehadiran inovasi produk kosmetik terbaru pun begitu ditunggu-tunggu. Situs spesialisasi pengulas produk kecantikan bernama Influenster.com, melakukan survei terhadap 5448 wanita yang rata-rata berusia 25 tahun di era millenial ini. Tahukah kamu? Survei menunjukkan jika 48% wanita millenial mengenakan makeup setiap harinya. Bahkan, terungkap pula 36% wanita millenial memiliki lebih dari 10 lipstik di meja rias atau kantung makeup-nya. 
Millennial yang tahun ini berusia 18 sampai 34 tahun pun dikenal punya karakter yang menantang. Mereka suka proses yang instan karena terpengaruh media sosial dan kemudahan teknologi di zaman sekarang. Tahukah kamu? Fakta berbicara bahwa sebanyak 49,52 persen pengguna internet di Tanah Air adalah kisaran usia 19 hingga 34 tahun dan Indonesia menjadi salah satu pengguna media sosial terbesar di Asia. Saat ini milenial memiliki akses untuk mencari banyak informasi dari berbagai sumber yang ada di internet. Rekomendasi seorang selebriti, blogger atau influencer yang dipercaya memberi review pun memengaruhi hasrat konsumtif kaum muda saat ini.

Generasi milenial tengah menjadi market besar dalam berbagai industri di dunia, tak terkecuali di bidang kecantikan, khususnya untuk wanita. Di era generasi millenial, wanita juga menjadi ujung tombak pembangunan bangsa. Sehingga wanita tak hanya cantik fisiknya tetapi juga cantik pola pikirnya dengan kecerdasan yang dimiliki. Penjelasan akan hal ini banyak sekali dibahas oleh orang-orang namun, apa salahnya aku membantu menyegarkan kembali pikiran mengenai hal ini karena tidak sedikit wanita yang telah mengetahui kecantikan yang berasal dalam pikiran namun tak banyak wanita yang ingin mencoba membuktikan pada dirinya sendiri. Mengapa kecerdasan tidak akan pernah berhenti membuat kamu terlihat cantik? alasannya simpel, seorang wanita cerdas dia akan tahu bagaiman dia memperlakukan tubuh dan menyikapi dirinya sendiri. Cerdas yang dimaksud ketika seseorang mampu memberi porsi untuk dirinya sendiri melalui tindakan nyata yang tujuannya untuk terus memperbaiki dirinya.
Tidak ada yang salah dengan tampil cantik. Sebagai perempuan, kamu tidak dilarang untuk tampil mempesona. Justru tampil cantik dan menarik itu sangat diperlukan, karena penampilan merupakan representasi awal seseorang. Dengan penampilan pertama yang mengesankan, seseorang memiliki peluang untuk melanjutkan ke langkah yang lebih tinggi. Penting pula untuk mengembangkan wawasan. Wawasanmu yang luas membuatmu terlihat lebih mengagumkan ketika bertemu orang baru atau hal baru. Begitu juga dengan pola pikir wanita dalam pemilihan kosmetik di era ini. Saat ini iklan-iklan kosmetik makin menjamur saja. Keintiman masyarakat millenial dengan teknologi, berikut gaya berinteraksi dan mencari informasi yang semakin intens karena kemudahan akses digital, dimanfaatkan para produsen dan distributor kosmetik untuk memasarkan produknya. Satu hal yang harus dipahami, iklan kosmetik cenderung menampilkan kecantikan dan ketampanan seorang artis, serta menawarkan sesuatu yang menggiurkan agar penonton tertarik untuk membelinya. Namun, sebagai konsumen, kita tidak bisa asal-asalan dalam memilih kosmetik. Salah-salah, bisa berujung fatal, iritasi, jerawat, sampai kerusakan permanen pada wajah, disebabkan efek samping kosmetik yang beredar di pasaran, yang mungkin saja palsu, oplosan, atau kedaluarsa.
Tren dalam dunia kecantikan, baik makeup maupun perawatan kulit, seolah tidak ada habisnya. Mulai dari tren perawatan kulit, tren-tren tampilan makeup yang unik, dan masih banyak lagi. Nah, ‘mengintip’ dari kebiasaan kecantikan yang banyak dilakukan generasi millennial di sini, salah satu kebiasaan kini semakin naik daun adalah meningkatnya kesadaran akan pentingnya perawatan kulit. Millenial lebih tertarik dengan  perawatan kulit yang terbebas dari bahan-bahan yang termasuk ke dalam kategori toxic seperti fragrance, paraben dalam kuantitas besar, SLS, microbeads, dan masih banyak lagi. Namun, lebih jauh lagi, tidak hanya melihat daftar komposisi atau ingredients dari sebuah produk, melainkan juga melihat proses pembuatannya. Misalnya apakah brand tersebut menguji produknya pada binatang atau tidak (cruelty free), penggunaan bahan-bahan alami, serta apakah produk tersebut termasuk ke dalam kategori vegan dan halal atau tidak. Meningkatkan kesadaran pada generasi millennial akan hal-hal tersebut membuat hal ini menjadi sebuah tren tersendiri.
Berubahnya pola perdagangan kosmetik dari sebelumnya offline menjadi online, membuat penjualan kosmetik sangat mudah dilakukan. Para generasi milenial yang cukup akrab dengan dunia digital sangat mudah mengakses kosmetik yang dijual secara online. Kosmetik yang dijual secara online tersebut bisa saja berpotensi belum memenuhi kriteria aman, khasiat, dan mutu. Sebagai konsumen generasi kekinian, para milenial harus mampu menjadi cerdas dalam memilah dan memilih kosmetik yang digunakannya. Dalam upaya membentuk konsumen cerdas dalam memilih kosmetika yang aman, bermanfaat dan bermutu BPOM melakukan sosialisasi dengan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, Kedaluwarsa). Dengan harapan program ini membentengi masyarakat dari informasi tentang kosmetik yang tidak benar dan menyesatkan.
https://insta-stalker.com/tag/sahabatbpom/
Di era serba digital seperti sekarang, generasi milenial mudah mengecek produk-produk legal maupun ilegal. Misalnya saja mengecek kosmetik ilegal atau legal. Untuk mengetahui kosmetik ilegal atau legal, generasi milenial bisa mengeceknya dengan menggunakan aplikasi CEK KLIK . Aplikasi Cek KLIK ini maksudnya adalah cek Kemasan, Label, Izin, Edar, Kedaluarsa melalui aplikasi smartphone. Jika produk yang akan dicari tidak ditemukan di aplikasi berarti belum berizin, atau keluar produknya ternyata berbeda dengan produknya yang dicek. Ayo generasi millenial 'melek' kosmetik agar tidak menggunakan kometik ilegal., karena aku yakin generasi millennial adalah generasi yang tidak malas untuk cek dan ricek kembali. Namun, masih banyak masyarakat yang mengalami efek buruk pemakaian kosmetik ilegal tidak mau melaporkannya ke BPOM daerahnya. Jadi harus peduli dan jangan ragu melaporkan, karena dampaknya akan semakin banyak seiring dengan banyaknya orang memakai kosmetik, jika ragu terhadap keamanan obat dan makanan atau mencurigai adanya peredaran obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, dan pangan yang membahayakan kesehatan, kamu bisa  menanyakan langsung ke BPOM karena ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semua ini memerlukan pengawasan dari segenap komponen bangsa melalui kerja sama dan kemitraan untuk memberikan kontribusi pada perlindungan masyarakat, teruma buat kamu generasi millennial agar tetap cantik fisik dan pola pikirnya.
Writer
Dunia sudah berubah semakin keras. Wajah cantik membantu kamu mencuri perhatian, tapi hanya dengan kecerdasan dunia bisa kamu taklukkan. Dipuji karena cantik memang menyenangkan, tetapi dikagumi karena prestasi jauh lebih membanggakan. Jadi, cantik ala millenial itu tidak hanya fisik, tetapi juga dengan pola pikir yang menunjang. Buat kamu yang ingin tampil cantik, harus pandai memilih kosmetik dengan cara cek KLIK dan menyebarluaskan pesan positif dari Miss KLIK untuk menghindari kerugian akibat penggunaan kosmetik tidak aman yang ternyata tidak memiliki izin BPOM.

You May Also Like

0 comments

Instagram