Menjadi Introvert, kenapa enggak?

by - Monday, December 31, 2018


Ini tentang Aku yang dulu.

Halo, namaku Devina Wistiasari dan teman-temanku biasa panggil aku devin biar lebih singkat padat dan jelas. Sekarang aku mau jelasin sedikit about myself, but please jangan berpikir aku sedang menyombongkan diri, tentu saja tidak. Disini kita belajar bersama dan aku mau sharing tips dari pengalaman pribadi aku.

Temen-temenku selalu bilang, “kamu enak ikut banyak kegiatan dan gampang bersosialisasi”. Ya Lord, mereka gak tau betapa tersiksanya dan perjuangan aku untuk berada di tahap itu. Tahun 2016 aku mengikuti pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2016 dan masuk 10 besar, hingga sekarang aku menjadi relawan di Kelas Inspirasi Batam, relawan PMI, sempat terpilih di program INAVIS tapi aku gak pergi karena bentrok dengan acara Temu Karya Relawan saat itu, peraih Silver Award dalam ajang Trailblazer di Singapore yang diikuti oleh Negara Asia, dan kegiatan-kegiatan lain.

 Tahukah kamu?

Aku bukan seorang yang terlatih menjadi pembicara, dari dulu aku adalah seorang pendengar. Aku selalu gugup saat berbicara didepan umum, bertemu orang baru, bahkan aku selalu merasa tidak percaya diri, and hold everything for myself. Aku bukan tipe pencerita yang akan merasa lega dengan bercerita saat memiliki masalah, bahkan kepada keluarga. Sedikit berubah sekarang, aku memilih beberapa orang yang bisa aku percaya untuk bercerita saat aku memiliki masalah.

Do you know? Selain tertutup, aku pemalu, jangankan untuk berkenalan dengan orang baru, aku akan merasa risih dan gugup ketika berada di lingkungan yang baru.
Seorang gadis culun, yang suka menghabiskan waktu di kamar dibandingkan hang-out bersama teman-teman. But thanks to God, aku orangnya rajin jadi prestasi akademik aku memang bagus. Aku akan merasa tidak nyaman ketika di keramaian, bahkan sampai sekarang untuk satu ini. Tapi, aku selalu berusaha untuk keep calm.

Semua memang berasal dari niat yang kuat. Aku bertekad untuk bisa percaya diri didepan semua orang dan menjadi wanita yang supel. Aku memulainya dengan mengikuti ajang-ajang yang menuntut kamu berbicara di depan umum, dan inilah tantanganya. Kamu akan memaksakan diri kamu untuk bisa menjadi public speaker saat terpaksa. Dan aku salalu punya jawaban pasti saat ditanya “ Kamu bisa gak?”, aku selalu jawab BISA, meskipun sebenarnya aku gak bisa sama sekali. Hal ini akan memaksa kamu untuk belajar,memang sulit awalnya tetapi kembali lagi dengan tekad dan niat yang kuat semua akan bisa kamu lakukan. Bisa karena terbiasa.

Aku seorang introvert, dan orang yang sekarang baru mengenalku tidak akan percaya. Banyak orang berpikir bahwa introvert adalah orang yang tidak bisa bersosialilasi,itu salah besar bung. Meskipun sering disalahartikan sebagai pendiam, pemalu, dan penyendiri, sebenarnya seorang introversi bukan jenis orang yang selalu menutup diri dari dunia luar. Basa atau enggaknya kamu public speaking bukan karena tipe kepribadian, lho. Karena sebenarnya, kecemasan dalam public speaking disebabkan oleh faktor lain di luar tipe kepribadian. Misalnya yang memengaruhi adalah rasa takut dilihat banyak orang, takut penampilannya enggak bagus, dan alasan lainnya.

Karena lebih suka menghabiskan waktu sendiri, banyak yang mengira jika seorang introvert enggak punya teman. Padahal, sama seperti seorang ekstrovert, mereka juga punya banyak teman. Mereka juga bisa bersikap ramah, ceria, dan ekspresif saat kumpul bersama teman. Yang berbeda adalah, seorang introvert lebih menikmati waktu sendiri. Itu mengapa setelah kumpul bersama teman, seorang introvert akan menghabiskan waktu sendiri di dalam kamar, misalkan dengan membaca buku. Jadi, kamu enggak perlu heran jika punya teman yang mengaku seorang introvert, tapi punya kepribadian yang ramah.

Tips buat kamu yang introvert untuk tetap bisa shine bright like a diamond

Beranilah dan Lawan Rasa Malumu!
Ini adalah hal pertama yang dapat dilakukakn untuk mengatasi sifat introvert. Salah satu alasan mengapa sifat introvert muncul karena rasa malunya yang begitu besar. Rasa malu inilah yang kebanyakan membuat orang menjadi sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain. Karenanya, keberanian dirasa perlu untuk melawan rasa malu itu.

Paksa dirimu untuk selalu mengawali percakapan.
Selain menyapa duluan, paksa juga dirimu untuk selalu mengawali percakapan. Buka obrolan ringan dengan topik yang menarik. Jika memungkinkan, kamu juga bisa cari tahu minat si lawan bicaramu. Hal ini akan mempermudah pembicaraan kalian makin mengalir.

Baca berbagai sumber supaya kamu juga punya banyak topik pembicaraan
Bingung memulai topik pembicaraan? Membaca berbagai sumber bisa dijadikan salah satu solusinya. Dengan membaca berita, novel, atau bahkan komik wawasanmu bakal bertambah. Selain itu, update juga dirimu dengan informasi terkini, entah itu politik, olahraga, isu dunia, atau bahkan film yang sedang booming. Percaya deh, wawasan yang kamu punya ini akan mempermudahmu untuk selalu mengawali topik perbincangan dengan orang lain.

Berhenti Memperhatikan Diri Sendiri dan Show Up Yours!
Kebanyakan dari sifat introvert sulit untuk bersosialisasi dengan orang lain karena terpaku pada dirinya sendiri dan selalu membandingkan dirinya dengan orang lain serta menganggap bahwa dirinya lebih kurang daripada yang lain. Maka dari itu, berhentilah memperhatikan diri sendiri dan membuat kekurangan yang ada pada diri orang introvert menjadi kelebihan. Seorang yang introvert wajib memberanikan dirinya untuk berbicara dengan orang lain agar bisa dilihat dan didengar oleh orang lain. Tunjukkanlah apa yang kita miliki dan jangan menyembunyikan hal itu

Menulis tentang hal-hal yang menarik
Topik yang Kamu tulis tidak harus tentang diri Kamu sendiri. Kamu juga bisa menggunakan jaringan sosial dan membangun hubungan yang kuat dengan banyak orang. Kegiatan semacam ini akan meningkatkan kemampuan komunikasi dan bersosialisasi.

Belajar public speaking
Mengikuti latihan public speaking membuat Kamu lebih mampu berbicara di depan banyak orang. Hal ini juga merupakan penyaluran energi yang sangat efisien bagi seorang introvert.

Ikuti banyak kegiatan dan gabung dengan berbagai komunitas
Ikut bermacam-macam komunitas sesuai minat bisa jadi salah satu solusi jitu. Hal ini akan membuatmu dituntut untuk berinteraksi dengan orang lain. Kamu bisa menambah banyak relasi, selain itu topik pembicaraan juga akan lebih mudah terbangun karena kalian memiliki minat yang sama.

Dan beberapa tips di atas adalah hal yang aku terapkan untuk diriku sendiri. Orang yang mengenalku sekarang tidak akan kenal aku yang dulu. Gimana? Sudah siap untuk menjadi diri kamu yang baru?


You May Also Like

0 comments

Instagram