Liburan asyik, instagramable, efektif dan low budget

by - Tuesday, August 21, 2018

White sand Island

White sand island atau pantai beralas pasir masuk dalam wilayah teluk bakau kabupaten Bintan, penyeberangan ke pulau tersebut terdapat di pelabuhan teluk bakau, jarak tempuh teluk bakau dari kota tanjung pinang memakan waktu perjalanan darat kurang lebih  satu jam dan untuk mencapai pulau berlas psair kita harus menyeberang dari pelabuhan teluk bakau menggunakan boat dengan waktu tempuh 20 menit saja. 
Tempat yang indah dan tenang untuk menghabiskan sisa cuti, bersama teman, pasangan, ataupun keluarga. TIdak ada yang bisa menggambarkan keindahan alam ini dari mulai pasir putih nya hingga biru lautnya dan tidak ada yang bisa mengahalangi tekad kami untuk pergi kesana meskipun hanya 1 hari.
Crystal Water
Pemandangan dari atas perahu aja ydah bening gini



Rencanakan lalu realisasikan
Aku bersama seorang teman sudah merencanakan liburan dari jauh-jauh hari, dan mulai menentukan tujuan liburan H-1 (Janganditiru!). Dengan tekad yang kuat akhirnya kami menyusun jadwal, rencana kegiatan dan anggaran untuk pergi ke White sand island, tempat tujuan liburan yang baru kami putuskan H-1 melalui instagram. Berhubung pulau tersebut terpisah dari tempat tinggal kami sekarang yaitu Batam, banyak orang yang tidak mendukung keberangkatan kami. 
Laut memanggil untuk nyebur

Peaceful place
Bukan sekedar jarak, namun transportasi juga menjadi kendala, jauh dari pelabuhan ke pelabuhan penyebrangan, lalu kapal ferry yang mengangkut penumpang hingga sampai jam lima sore dan kami yakin liburan 1 hari di pulau ini adalah keputusan yang baik. Berdiskusi hingga pukul 10 malam sebelumkeberangkatan esok harinya, kami tetap membulatkan tekad untuk pergi dengan sedikit keraguan bias kembali pulang ke Batam tepat waktu. Bahkan, kami sudah menyiapkan alasan untuk tidak masuk kerja jika ketinggalan kapal. Ini demi rencana yang tidak hanya sekedar wacana. Inilah cerita kami berdua, dengan anggaran minim dan diburu waktu namun berasa banget liburanya.
Transportasi dan 300 ribu di dompet
Gak sabar pengen nyelem
Jadi buat kamu yang sedang merencanakan liburan ke pulau beralas pasir dalam waktu 1 hari tanpa menginap, harus siap bangun pagi untuk mengejar kapal pertama. Kami berangkat dari batam menaiki kapal ferry pertama pukul 07:00 WIB dan tiba di Tanjung Pinang 90 menit kemudian. Harga tiket dari Batam-Tanjung Pinang-Batam sekitar seratus sepuluh ribu rupiah. Dari pelabuhan kami langsung menuju tempat sewa motor yang tidak terlalu jauh dari pelabuhan dengan menggunakan angkot ke daerah Batu 6 dengan ongkos sekitar tiga ribu rupiah per orang. Perjalanan 1 jam, kami tempuh dengan menggunakan motor  ditemani sengatan matahari yang menjilati kulit menuju pelabuhan penyebrangan pulau beralas pasir. Sesampainya di pelabuhan, pemandangan indah sudah menyapa kamera. 
ini baru dermaga penyebranganya
Membeli tiket masuk terlebih dahulu seharga Rp150.000,- sudah termasuk makan siang, kapal dan tiket masuk, selain itu juga ada paket lain yang menawarkan snorkeling dengan harga berbeda. Pukul 11:00 kami menyebrang setelah asyik berfoto di dermaga, ombak saat itu sedang agak tinggi menggoyangkan perahu motor yang kami naiki bersama 2 orang pengunjung lain. Pasir putih dari kejauhan sudah menyapa mengucapkan selamat datang para pekerja keras.
Wanna stay for a long time

Siapa yang ngejar?

Partner in crazy
Menikmati pulau ‘pribadi’
Tanpa sandal, kami turun dari perahu motor dan menginjakan kaki di pulau ‘pribadi’ ini. Sejauh mata memandang tidak ada orang selain 2 turis asing yang sedang mewarnai kulit di bawah sinar matahari dan 2 orang lain yang satu perahu bersama kami. Kami berjalan dari ujung pulau ke ujung lain pulau. Pasir putih di sekeliling dengan beberapa pondok yang terbuat dari bambu dan beratapkan daun alang-alang kering. Benar-benar surga di depan mata. Tidak ada berkas pekerjaan, tidak ada debu dan suara motor, ini adalah liburan terbaik kami berdua yang bukan sekedar wacana. 

sunny day


Mengambil beberapa foto dengan spot berbeda, setiap sudut memiliki keindahannya sendiri. Penyu-penyu di dalam akuarium yang akan segera di lepas ke lautan luar memanggil-manggil untuk menemani makan siang kami saat itu, nasi goreng dan es teh manis yang membuat sejuk kerongkongan yang sudah lelah dan terbakar matahari.

Proud of this


anak penyu yang siap dilepaskan ke lautan lepas





Masih beberapa menit rasanya kami menikmati keindahan alam yang Tuhan ciptakan, pukul dua tepat kami memustuskan untuk mengakhiri perjalanan di pulau beralas pasir dan menyebrang kembali ke pelabuhan. Kami kembali untuk mengembalikan motor sewaan dan mengisi bensin sekitar tiga puluh ribu dan kembali ke pelabuhan dengan dompet kosong, bahkan kami sampai membeli satu botol airmineral untuk dibagi berdua. Perjalanan singkat yang seru, dan meninggalkan kenangan indah di atas pasir putih dan air yang biru di Pulau beralas pasir. 
Ini Indonesia!!

You May Also Like

2 comments

  1. Auuw kerennyaaa pantai White Sand Island ...
    Dilengkapi hammock dan ayunan pula.

    Bakalan betah berlama-lama ngga pengin cepet-cepet pulang ..., berenang-renang di air beningnya, sunbathing, lihat anak penyu ..., mantap betul 👌

    ReplyDelete

Instagram